Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Shalat Hifziyah (Hifzi/Taqwiyatul hifzi) atau Shalat Penguat Hafalan (Ponpes Thohir Yasin)



Shalat Hifziyah merupaka shalat yang biasa dilakukan dalam rangkaian Acara Dzikrol Hauliyah Ponpes Thohir Yasin Lendang Nangka Kecamatan Masbagik yang dilakukan secara berjamaah pada malam jum'at pertama bulan Rajab dan menjadi tradisi santri-santriwati untuk membantu menguatkan hafalan.
Bagi yang merasa kurang atau merasa sulit menghapal terutama Al-Quran, ini ada resep khusus untuk menguatkan hapalan yaitu dengan Shalat. Hal ini sejalan dengan firman Allah ;


وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (Al-Baqarah 45)


Ulama’ menyebut shalat ini sebgai Shalat Taqwiyyatul-Hifzi atau shalat penguat hapalan. Dasar dari pelaksanaan shalat ini adalah hadist yang diriwayatkan Hakim dan Tirmidzi dan juga Thabrani.
Berikut adalah hadistnya yang juga berisi tata cara pelaksanaannya ;
 عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ
بَيْنَمَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذْ جَاءَهُ عَلِىُّ بْنُ أَبِى طَالِبٍ فَقَالَ بِأَبِى أَنْتَ وَأُمِّى تَفَلَّتَ هَذَا الْقُرْآنُ مِنْ صَدْرِى فَمَا أَجِدُنِى أَقْدِرُ عَلَيْهِ. فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَا أَبَا الْحَسَنِ أَفَلاَ أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهِنَّ وَيَنْفَعُ بِهِنَّ مَنْ عَلَّمْتَهُ وَيُثَبِّتُ مَا تَعَلَّمْتَ فِى صَدْرِكَ قَالَ أَجَلْ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَعَلِّمْنِى. قَالَ إِذَا كَانَ لَيْلَةُ الْجُمُعَةِ فَإِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ تَقُومَ فِى ثُلُثِ اللَّيْلِ الآخِرِ فَإِنَّهَا سَاعَةٌ مَشْهُودَةٌ وَالدُّعَاءُ فِيهَا مُسْتَجَابٌ وَقَدْ قَالَ أخِى يَعْقُوبُ لِبَنِيهِ (سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّى) يَقُولُ حَتَّى تَأْتِىَ لَيْلَةُ الْجُمُعَةِ فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقُمْ فِى وَسَطِهَا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقُمْ فِى أَوَّلِهَا فَصَلِّ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ تَقْرَأُ فِى الرَّكْعَةِ الأُولَى بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَسُورَةِ يس وفي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَحم الدُّخَانَ وفي الرَّكْعَةِ الثَّالِثَةِ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَالم تَنْزِيلُ السَّجْدَةَ وفي الرَّكْعَةِ الرَّابِعَةِ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَتَبَارَكَ الْمُفَصَّلَ فَإِذَا فَرَغْتَ مِنَ التَّشَهُّدِ فَاحْمَدِ اللَّهَ وَأَحْسِنِ الثَّنَاءَ عَلَى اللَّهِ وَصَلِّ عَلَىَّ وَأَحْسِنْ وَعَلَى سَائِرِ النَّبِيِّينَ وَاسَتَغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلإِخْوَانِكَ الَّذِينَ سَبَقُوكَ بِالإِيمَانِ .................;
Dari Ibn Abbas beliau berkata ;
Ketika kami sedang duduk disisi Rasulullah Saw, tiba-tiba datanglah Ali Bin Abi thalib Ra, ia lalu berkata ; “Tebusanmu ayah dan ibuku!! Al-Quran ini telah terlepas dari dadaku, Maka aku tidak menemukan diriku mampu menguasainya”. Rasul lalu berkata ; “Wahai Abu Hasan, maukah kau kuajari beberapa kalimat yang Allah memberikan kemanfaatan padamu dengannya, dan orang-orang yang kau ajari kalimat itu, dan mengukuhkan apa yang kau pelajari dalam dadamu?”. Sahabat Ali menjawab ; “Ya, wahai rasulullah, ajarilah aku!”.  Rasul berkata ; “ketika malam jum’at, kalau kamu mampu untuk bangun pada 1/3 akhir malam yang akhir (maka bangunlah), karena sesungguhnya ia adalah waktu yang disaksikan, dan berdoa pada waktu itu dikabulkan. Bahkan saudaraku Ya’qub berkata kepada putranya ; “Aku akan memintakan ampun kalian pada tuhanku”, ia berkata (demikian) sampai datanglah malam jumat. Jika kamu tak mampu maka (bangunlah) pada tengah malamnya, jika kau tak mampu maka pada awalnya, kemudian shalatlah empat raka’at, pada raka’at pertama kau membaca fatihah dan (surat) Yasin, pada raka’at kedua membaca fatihah dan Haamim (surat) Ad-Dukhan, pada raka’at ketiga membaca Fatihah  dan Alif lam mim Tanzil (surat) As-Sajdah. Pada raka’at keempat membaca fatihah dan Tabarak Al-mufashshol (surat Al-Mulk). Lalu ketika kau telah selesai dari Tasyahhud (Tahiyyat Akhir) maka pujilah Allah dan baguskanlah pujian pada Allah, dan bershalawatlah  kepadaku dan baguskanlah, juga kepada Nabi-nabi yang lain, dan mintakanlah ampunan bagi mukminin dan mukminat dan juga bagi saudara-saudaramu yang telah mendahului kami dengan iman................;

Cara-Cara mendirikan Solat Sunat Hifzi: Disunatkan bagi mereka yang ingin menguatkan hafalan mereka,terutama yang menghafal al-Quran (golongan hufaza'), agar mengerjakan Solat sunat Taqwiyatul Hifzi...:
Kaedahnya:
1. Mengerjakan solat ini empat rakaat, dengan dua kali salam.
2. Mengerjakan pada malam Jum'at, sebaik-baiknya pada sepertiga malam.
3. Mengerjakannya 3, 5 atau 7 malam Jum'at secara berturut-turut.
4. Membaca pada rakaat pertama setelah FATIHAH : SURAH YAASIN.
5. Membaca pada rakaat kedua
setelah FATIHAH : SURAH AD-DUKHAN.
6. Membaca pada rakaat ketiga
setelah FATIHAH : SURAH AS-SAJADAH.
7. Membaca pada rakaat keempat
setelah FATIHAH : SURAH MULUK
8. Setelah selesai solat,bacalah doanya
{ دعاء سلفس صلاة الحفظ }
اللَّهُمَّ ارحَمْنِي بِتَركِ الْمَعَاصىْ أَبَدًا مَّاأَبْقَيْتَنِيْ وَارحَمْنِيْ أَنْ أَتَكَلَّفَ مَالايُعْنِيْنِىْ وَارْزُقْنِيْ حُسْنَ النَّظَرِفِيْمَايُرضِيْكَ عَنِّيْ اللَّهُمَّ بَدِيعَ السَّمَوَاتِ والأَرْضِ ذَالْجَلاَلِ وَالإكْرَاِم وَالْعِزَّةِ الَّتِي لاَتُرَامُ أَسْأَلُكَ يَااللهُ يَارَحْمَن بِجَلاَلِكَ وَنُورِوَجْهِكَ أَن تُلزمَ قَلْبِي حِفْظَ كِتَابِكَ كَمَا عَلَّمْتَنِى وَارْزُقْنِي أَنْ أَتْلُوَهُ عَلَىالنَّحْوِ الَّذِي يُرْضيكَ عَنّي.
اللَّهُمَّ بَدِيعَ السَمَوَاتِ وَالأَرْضِ ذَالْجَلاَلِ والإكْرَامِ وَالْعِزَّةِ الَّتِى لاَ تُرَامُ أَسْأَلُكَ يَا اللهُ يَارَحْمَن بِجَلاَلِكَ وَنُورِ وَجْهِكَ أَن تُنَوّرَبِكِتَابِكَ بَصَرِي وَأَن تَطْلُقَ بِهِ لِسَانِي وَأَن تَفَرّجَ بِهِ عَن قَلْبِي وَأَن تَشْرَحَ بِهِ صَدْرِي وَأَن تَسْتَعْمِلَ بِهِ بَدَنِي فَإِنَّهُ لاَ يُعِينَنِي عَلَىالْحَقِّ غَيْرَكَ وَلاَيُؤْتِينِيهِ إلاأَنتَ وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلا بِاللهِ الْعَلِيّ الْعَظِيمِ
Ya Allah, Rahmatilah aku dengan meninggalkan maksiak selamanya selagi engkau menetapkanku (membiarkan hidup), dan rahmatilah aku dari melakukan perkara yang tidak berguna bagiku, dan berikanlah aku baiknya penglihatan kepada perkara yang membuat Engkau ridlo padaku.
Wahai Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang mempunyai keagungan, penghormatan dan kemuliaan yang tidak dapat dicapai (oleh makhluk), aku memintamu Ya Allah…. Ya Rahman… demi keagunganmu dan cahaya “wajahmu” agar engkau menetapkan hatiku untuk menghapal kitabmu sesuai dengan yang engkau ajarkan padaku, dan berikanlah aku taufik untuk membaca kitabmu sesuai dengan cara yang membuatmu ridlo padaku. Wahai Allah, Pencipta langit dan bumi yang mempunyai keagungan, penghormatan dan kemuliaan yang tidak dapat dicapai (oleh makhluk), aku memintamu Ya Allah…. Ya Rahman… agar engkau menyinari penglihatanku dengan kitabmu, dan agar kau membuat lisanku berucap dengannya, dan agar kau hilangkan dengannya kesusahan dari hatiku dan engkau lapangkan dengannya dadaku, dan agar kau membuat tubuhku mengamalkanya karena sesungguhnya tidak ada yang mampu menolongku pada kebenaran kecuali Engkau dan tidak ada yang mampu mendatangkanyya kecuali Engkau.
Tidak ada daya dan upaya selain dari Allah yang maha tinggi lagi maha agung.

Posting Komentar untuk "Shalat Hifziyah (Hifzi/Taqwiyatul hifzi) atau Shalat Penguat Hafalan (Ponpes Thohir Yasin)"